Bunga Dan Ilalang

Kebajikan dan kejahatan itu bagaikan bunga dan ilalang. Anda tidak perlu menyingkirkan ilalangnya, cukup tumbuhkan lebih banyak bunga maka ilalangnya akan terjepit dan mati dengan sendirinya.
Jadi kita cukup berfokus pada bunga, pada kebajikan, dalam diri kita dan juga diri orang lain. Kebajikan itulah yang akan mereka tunjukkan kepada kita atau kepada mereka sendiri dan akan terus tumbuh… tumbuh…dan tumbuh..
Jadi bagi Anda, jika istri Anda selalu bertengkar dengan Anda, atau suami Anda begitu payah, atau mertua Anda selalu mengeluh soal Anda dan anak- anak, atau menantu Anda melakukan hal yang menurut Anda tidak seharusnya dilakukan, MAAF kanlah pertengkaran itu. LUPA kanlah mengenai hal negatif itu. JANGAN buang-buang waktu memikirkannya atau mengingatnya. Namun jika mereka melakukan HAL YANG BAIK, ingatlah itu.
Milikilah lebih banyak syukur ketimbang keluhan. Maka Anda akan melihat sifat baik orang- orang dan melupakan sifat buruk mereka. Sungguh mengagumkan bagaimana sifat baik mereka akan terus tumbuh dan tumbuh… Lalu ketika mereka mengetahui bahwa Anda melihat sisi baik mereka, kebaikan mereka, maka mereka akan merasa bahwa Anda adalah SAHABAT mereka, Anda memahami mereka. Dan bunga- bunga itu akan terus dirawat dan akan terus tumbuh menutupi dan mematikan ilalang.

Pos ini dipublikasikan di CERITA MOTIVASI. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s